05/10/18

Lanteng.

Photo oleh: Melky Pantur***),
Rabu (3/10/2018).
Diupload, Jumat (5/10/2018)
Ruteng.

Lanteng adalah sejenis tetumbuhan yang berbahaya. Ada dua jenis lanteng, yaitu lanteng haju agu lanteng wase.
Lanteng haju (berbentuk pohon), daunnya sangat berbahaya karena bila tersentuh tubuh Anda, tubuh Anda akan merasa gatal dan jika terkena air terasa sangat gatal dan itu akan berlangsung selama sebulan lebih. 

[Saya belum mengetahui Bahasa Indonesia dari pohon ini]

Jangan coba-coba bermain dengan pohon ini sebab Anda akan menyesal telah melakukannya apalagi tidak mengetahui guru-nya.

Pohon ini diperkirakan sudah berusia 25 tahun ke atas. Selain pohon ini, ada sejenis pohon yang sangat berbahaya yaitu haju pelus. Nanahnya sangat berbahaya untuk kesehatan meski hanya terkena kulit. Kulit Anda akan kegatalan dan seperti terbakar.


Halnya lanteng haju, lanteng wase juga sangat berbahaya. Daunnya mampu merepotkan Anda.


Pohon ini disebut haju rani. Dua tembuhan yang merepotkan Anda di hutan, yaitu lanteng dan pelus.


Pohon ini tumbuh di dekat Golowelu, persis sebelah Puskesmas di tikungan pertama menuju ke Wae Cewe, Kecamatan Kuwus, Kabupaten Manggarai Barat. Jika Anda ke Golowelu, Anda akan menjumpainya di tikungan pertama tempat di mana dulu merupakan jalan tikus dari Wae Cewe menuju ke Gereja Paroki Hati Kudus Yesus Golowelu. 

Anak-anak SMP yang berasal dari Ntalung Pada atau Wela, ketika menuju ke SLTP Golowelu kerap lewat di situ. Tempat ini juga kerap Penulis melewatinya saat menuju ke Satarara, Gulang, Nati dan Subu.

Saat sekarang saya memperhatikan setelah saya mengabadikan pohon ini dengan camera sakuku, Rabu (3/10/2018) dia masih bertumbuh dan tampak kuat. Berbeda pada tahun 1995, daunnya masih bisa dijangkau orang ketika melewatinya karena itu perlu ekstra hati-hati.

Pohon lanteng ini diperkirakan tumbuh sekitar tahun 80-an karena saat Penulis tengah SMP tahun 1995, pohon ini sudah besar. Dengan demikian usianya diperkirakan 25 tahun ke atas.

Refrensi yang perlu Anda ketahui!

https://googleweblight.com/i?u=https://m.kumparan.com/@kumparansains/7-tanaman-berbahaya-yang-tak-boleh-kamu-sentuh-27431110790554759&hl=en-ID




Wae Cewe.

Photo oleh: Melky Pantur***),
Rabu (3/10/2018).
Diupload, Ruteng.
Jumat (5/10/2018).

[Kali Wae Cewe]
Ini tempat orang-orang biasanya mencuci motor ataupun untuk mandi.

Kali ini mengalir dari hutan Poco Kuwus bagian Timurnya menuju ke Golowelu yang bakal membentuk sebuah air terjun namanya Cunca Durang.









Kuncang dalam Bahasa lokal tumbuh di pinggir kali ini.

Ini jembatan Wae Cewe yang di sebelahnya terdapat sebuah bendungan Wae Cewe. Bendungan tersebut dialirkan ke Satarara. 

Jalur menuju ke Satarara, Suka dan Ranggu.






Gambar ini diambil oleh Regina Wangung dari arah Golowelu.

Ini tikungan ke kali melewati jembatan.

Ini jalur ke Golowelu dari arah Satarara.



Ini jalur menuju ke Gulang dan Nati di Lelak. Hanya saja jalur tersebut belum diakses dengan baik menghubungkan Gulang dan Golowelu.

04/10/18