Kitab Yer 10 : 10 - 13.
10:10 Tetapi TUHAN adalah Allah yang benar, Dialah Allah yang hidup dan Raja yang kekal. Bumi goncang karena murka-Nya, dan bangsa-bangsa tidak tahan akan geram-Nya. 10:11 Beginilah harus kamu katakan kepada mereka: "Para allah yang tidak 10:10 Tetapi TUHAN adalah Allah yang benar, Dialah Allah yang hidup dan Raja yang kekal. Bumi goncang karena murka-Nya, dan bangsa-bangsa tidak tahan akan geram-Nya. 10:11 Beginilah harus kamu katakan kepada mereka: "Para allah yang tidak menjadikan langit dan bumi akan lenyap dari bumi dan dari kolong langit ini." 10:12 Tuhanlah yang menjadikan bumi dengan kekuatan-Nya, yang menegakkan dunia dengan kebijaksanaan-Nya, dan yang membentangkan langit dengan akal budi-Nya. 10:13 Apabila Ia memperdengarkan suara-Nya, menderulah bunyi air di langit, Ia menaikkan kabut awan dari ujung bumi, Ia membuat kilat serta dengan hujan, dan mengeluarkan angin dari perbendaharaan-Nya.
5:12 Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa. 5:13 Sebab sebelum hukum Taurat ada, telah ada dosa di dunia. Tetapi dosa itu tidak diperhitungkan kalau tidak ada hukum Taurat. 5:14 Sungguhpun demikian maut telah berkuasa dari zaman Adam sampai kepada zaman Musa juga atas mereka, yang tidak berbuat dosa dengan cara yang sama seperti yang telah dibuat oleh Adam, yang adalah gambaran Dia yang akan datang. 5:15 Tetapi karunia Allah tidaklah sama dengan pelanggaran Adam. Sebab, jika karena pelanggaran satu orang semua orang telah jatuh di dalam kuasa maut, jauh lebih besar lagi kasih karunia Allah dan karunia-Nya, yang dilimpahkan-Nya atas semua orang karena satu orang, yaitu Yesus Kristus.
Saudara/i terkasih dalam Tuhan kita Yesus Kristus!
Hari ini kita telah mendengar sabda Tuhan melalui bacaan suci hari ini. Kitab Yeremia menulis dan menyampaikan bahwa Tuhan adalah Allah yang benar. Dialah Allah yang hidup dan Allah yang kekal. Tuhanlah yang menjadikan bumi dengan kekuatan-Nya, yang menegakkan dunia dengan kebijaksanaan-Nya, dan yang membentangkan langit dengan akal budiNya. Ia memperdengarkan suara-Nya, menderulah bunyi air di langit, Ia menaikkan kabut awan dari ujung bumi, Ia membuat kilat serta dengan hujan, dan mengeluarkan angin dari perbendaharaanNya.
Saudara/i yang Dicintai Tuhan!
Sebagai pengikut Kristus, kita tentu perlu menjauhkan diri dari hal-hal yang tidak berkenan kepada Tuhan. Melalui 10 perintah Allah, Musa mengingatkan orang Israel agar jangan melakukan hal-hal yang dilarang. Di gunung Sinai, decalog ditawarkan kepada umat Israel. Itu adalah hukum yang harus ditaati. Tuhan memberikan pilihan yang baik. Itu karena umat Israel menyembah baal atau ilah lain yang terbuat dari patung emas.
Umat telah berbuat dosa bahkan sejak Adam. Sebagaimana termaktub dalam Kitab Yeremia di mana karena dosanya yang dilakukan di Taman Eden, semua orang kemudian jatuh dalam jurang yang sama tetapi dengan penebusan Tuhan Yesus di salib, Tuhan bersabda: Ya Bapa, ampunilah mereka sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat (Luk 23 : 34). Melalui pengorbanan salibNya, dosa-dosa kita ditebusNya.
Saudara/ yang dikasihi Bapa!
Injil Mat menampilkan kepada kita untuk hanya takut kepada Dia yang mampu membinasakan jiwa dan raga. Agar terhindar dari segala gangguan, kita bertonggak padaNya. Kita tidak hanya sekedar berkata-kata tetapi perlu melaksanakannya. Tentu dasarnya adalah kita tidak boleh mengikuti kemegahan orang lain tetapi hidup apa adanya. Jangan tentu memakaa kehendak Tuhan mengikuti kehendak kita. Bila orang lain berada dalam kemewahan kita juga mengikuti mereka. Hal-hal itu perlu dihindari.
Tentu kita tidak hanya tidur-tidur saja atau bersantai-santai atau menanti rahmat Tuhan seperti menanti kucing tumbuh tanduk - seperti judi online (kupon putih), hanya dengan tebak mimpi triliunan bertumpukan di tempat tidur kita. Tuhan bersabda: Carilah dahulu kerajaan Allah, maka segala sesuatu akan ditambahkan kepadaMu. Apa itu kerajaan Allah? Kerajaan Allah adalah buah-buah Roh. Kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, dan penguasaan diri.
Dalam keetikaan itu, kita tentu perlu melaksanakan etika kewajiban sekaligus keutamaan. Apa kewajiban kita dan apa-apa saja hal yang kita kita taati. Keutamaan kita adalah TAAT PADA ALLAH yang mengendalikan semuanya. Karena itu, buah-buah Roh atau kerajaan Allah itu harus tinggal di dalam hati kita.
Semoga!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar