01/02/18

Go'et Politik Ala Manggarai, Flores.

Ditulis oleh: Melky Pantur***, 
Kamis (2/2/2018).


Toe landing le ringgi, pidik lilikn lonto cimping
(Bukan oleh karena iming-iming uang, duduk bersama melingkar dimaukan). Toe landing le seng, kekep regesn lonto perek (Bukan oleh karena ada uang, orang-orang dipanggil berkumpul sembari tertawa ceria). Toe landing le sabi yatin, cain ka'eng kamping (Bukan oleh karena sudah pernah mendapat jatah proyek misalnya, keinginan untuk duduk bersama itu dilakukan). Toe landing le kapang manga, bantangn ka'eng cama (Bukan oleh karena mengandalkan kekayaannya, seseorang memanggil yang lain berkumpul). Toe landing le bora, loasn congkan tompal momang (Bukan oleh karena dia kaya, lahirlah rasa berbelaskasih). Toe landing le tinu, irupn ka'eng liup (Bukan karena diberi sesuatu, duduk bersama terjadi). Landing bantang teti Yadak, paka manga cacan larn nincir icin (Namun di saat mengangkat seorang pemimpin mesti ingat dengan tenaga orang lain yang telah membantunya menjadi Adak. Balas budi itu perlu karena rumput saja membutuhkan mineral sama seperti tubuh membutuhkan nutrisi untuk hidup apalagi manusia).
Cewen:
Neka tewuk kaut werus nggeluk de Woe Nelu; rogang kaut tompal momang de Anak Rona, woreng kaut mo'eng de Wone, sermantang kaut laca halas de hae yata te pagat Yadak. 
(Jangan seperti batu, naik gratis turun tanpa bayar apalagi keluarga dalam hukum keluarga dekat; jangan seperti kayu yang di dalamnya rongga keropos kebaikan dari keluarga isteri atau ibu kandung; membuang begitu saja kebaikan dari sesama warga kampung; tidak ingat tikar saat duduk bersila dengan orang lain terutama saat hendak menjadi pemimpin).
Kali yonen:
Yata te tu'ung, nia tutus nai ru (Tetap saja sesuai suara hati dan hati nurani sendiri).
Nenggitu kole.....
Eme duat capu gula, we'e le mane manga wuan de ce sua.
(Kalau kita bekerja keras mulai pagi hingga petang, dua hari kemudian akan berbuah). Eme dempul wuku, tela tuni manga de pukul tutung dung. (Kalau bekerja keras pasti membuahkan hasil). Eme lembak neho cewak konem holap ali le kolang lancing likang manga loasn bora toka dongkar. (Kalau bersabar seperti kuali sekalipun mengeluh karena selalu berada di tungku api yang panas pasti penderitaan tidak terjadi). Eme tutung culu cungut, muntung pucu manga de rus du pu'ung curup. (Jika selalu bersunggut dan hati yang penuh kebencian maka setiap kali berbicara pasti selalu tidak beres dan dibantah). Eme toto neho kokong, lolo bali manga de cain rani du lantik (Jika berperilaku seperti iblis, tidak tepat janji maka setelah dilantik pasti diobok-obok dan didemo).
Tegin:
Yolong bora de pong congka, yolong raes pa'eng yitu pong sae, yolong pidiks wini yitu pong tinding, yolong nawis saki yitu po danding, yeme lerong mbero yitu pong yenggo, yeme cakat panggal yitu pong kapang tawa, yeme keto wengko yitu pong kelong yone beo.
Tambahan lagi:
Ketika ada kontraktor yang mendukung paslon tertentu, ketahuilah mereka pasti target proyek. Ketika ada parpol yang bergerak, ketahuilah mereka ingin mendapat setoran. Ketika ada Bawaslu/Panwaslu ketahuilah mereka hanya ingin mendapat gaji bukan pengawasan. Ketika ada KPU/D, ketahuilah mereka hanya ingin mendapat jatah uang negara. Ketika ada PNS yang mendukung, ketahuilah mereka ingin mengejar jabatan. Ketika ada wartawan di dalamnya, ketahuilah mereka hanya ingin mengenal identitas-identitas. Ketika ada warga papa di dalamnya, ketahuilah mereka hanya diperalat.
Yang kaya tetap jaya, yang miskin tetap ditindis. Yang berada berjalan di atas aspal dan pesawat sementara yang miskin berjalan di atas kerikil di kemiringan (tukeng kebe).
••••••••••
(Sedih....hacker bisa ganggu sampai di blog hanya untuk mencuri kuota internet Penulis)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar