02/03/20

Apa Tugas Pemerintah Kabupaten Manggarai 2021-2026?



Pemerintah Kabupaten Manggarai, kepemimpinan sebelumnya telah menyisakan bekas-bekas pembangunan. Tentu setiap periodesasi kepemimpinan ada yang telah dibangun tetapi apa kira-kira yang dibuat oleh Pemkab Manggarai 2021-2026 secara garis besar?

Tugas utama Pemkab Manggarai yang belum 100% adalah infrakstruktur jalan dan jembatan berupa peningkatan dan pemeliharaan rutin, kemudian ketersedian air minum bersih dan lingkungan yang aman, sehat, rapi dan indah.

Lokus.

Selain persoalan di atas, maka hal-hal lain yang perlu dibangun adalah memastikan Kota Ruteng menjadi Kota yang indah. Membereskan jalan-jalan, got-got. Penataan ruang asri dan sehat. Sampah harus menjadi perhatian. Kemudian penataan lingkungan di seputar rumah-rumah adat berupa penataan lingkungan, kodefikasi dan penataan ruang sesuai konteks setempat.


Selain itu, Pemkab Manggarai harus memastikan wilayah hamparan sawah lodok Meler mulai dari Cobol hingga Rentung, di kelilinginya jalan-jalan di perlebar dan di-hotmix. Spot-spot point view harus ditata. Pastikan di sekeliling hamparan sawah, warga mengembangkan pohon cengkeh sebagai salah satu ikon wisata. Semua mata air harus dilestarikan dan dihutankan.


Minimal, pemimpin 2021-2026 harus ada prototipenya.

Khusus untuk pengembangan kepribadian, sekolah-sekolah harus menghidupkan budaya Manggarai dengan dilakukan perlombaan pentas budaya. Pemerintah wajib mempromosikan kekhasan lokal.

Pemerintah harus membentuk tim khusus dalam menulis dan mendokumentasikan semua sejarah lingko dan gendang. Kesadaran akan pentingnya mencintai budaya asli nenek moyang harus terus digalakkan.

Bagaimana fungsi Gendang.

Banyak Gendang di Manggarai hanya menjadi rumah pajangan semata. Apa sih manfaat rumah adat itu selain untuk keperluan pertemuan adat? Mbaru Gendang harus bisa menjadi rumah latihan, rumah pendidikan.

Budaya-budaya dan kesenian bisa dilakukan di Mbaru Gendang. Pihak sekolah bisa memanfaatkan Mbaru Gendang sebagai lokasi sekolah budaya.

Sekolah-sekolah di Manggarai harus memberikan manfaat bagi kebersihan Gendang. Misalnya, kegiatan kebersihan dilakukan untuk pemercantikan rumah-rumah adat.

Kelompok Pemerhati Seni Budaya.

Gong dan genderang harus harus mulai tabuh lagi misalnya setiap malam Minggu. Mbata harus dihidupkan kembali. Bagaimana dengan pihak Desa? Desa harus dilibatkan oleh Pemkab untuk menghidupkan budaya Manggarai dan keseniannya.

Apakah mbata menghadirkan kedamaian? Menghadirkan Yang Kuasa? Jawabannya ia. Ketika gong dan genderang ditabuh, maka kegiatan itu mengundang Dewa yang akan memberikan kedamaian kebersamaan. Perlu diingat, ketika gong dan genderang ditabuh sama dengan memanggil Yang Kuasa untuk melindungi dan memberkati.

Tentu banyak hal yang perlu dibenahi agar Manggarai menjadi indah dan ikon Nuca Lale dan Flores.

Melky Pantur***,
Senin (2/3/2020).


Tidak ada komentar:

Posting Komentar