02/12/23

Pernikahan Melky Pantur di Gereja St. Nikolaus Golo Dukal Ruteng


Permandian
.

Melkior Pantur lahir pada hari Kamis, 3 Desember 1981 di Sampar. Dipermandikan di Gereja Sta. Maria Fatima Cancar, 2 Januari 1982 oleh P. Pius Kila, SVD. Saat permandian didampingi oleh Bapak Theodorus Tamat dan Veronika Danut. Theodorus Tamat dan Veronika Danut adalah orang tua kandung. 

Ayah, Theodorus Tamat

Rumah Kelahiran.

Rumah kelahiran. 
Rumah Kakek dan Nenek di Sampar. 

Gaspar Garung, ayah dari Ibu.

Sobina Sidung, Nenek dari Ibu.

Pendidikan dan Krisma.

Masuk SD pertama kali di SDK Coal. Saat masuk SD didaftarkan oleh Ibu Veronika Danut. Kemudian Kelas II SD pindah ke SDI Nggawang. Di SDI Nggawang menerima komuni pertama oleh RD. Benny Bensi. Penerimaan komuni pertama atau sambut baru di SDI Nggawang bukan di Gereja Stasi atau Gereja Paroki. Alasannya, pada waktu itu, Kapela Stasi Nggawang masih dikerjakan. Stasi Nggawang masuk dalam wilayah Paroki Sta. Maria Fatima Cancar, Keuskupan Ruteng. Saat menerima Sakramen Ekaristi atau Komuni Pertama didampingi oleh Kakek Gaspar Garung dan Nenek Sobina Sidung. Setelah menamatkan SD di SDI Nggawang, melanjutkan SMP di SMPN 1 Kuwus. Kemudian melanjutkan pendidikan di SMAK Primadona Ruteng. Saat SMA menerima Sakramen Krisma di Gereja St. Vitalis Cewonikit. Misa Krisma dipimpin Mgr. Eduardus Sangsun, SVD.
Pasca menamatkan SMA melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi STKIP St. Paulus Ruteng (sekarang 2023 Unika St. Paulus Ruteng). 

Pernikahan.

Pasca kuliah, mengambil isteri bernama Regina Wangung. Kemudian menikah dengan Regina Wangung pada hari Jumat, 1 Desember 2023 di Gereja Paroki St. Nikolaus Golo Dukal, Ruteng, Keuskupan Ruteng. Ini adalah pernikahan massal. Ada 19 pasutri yang menikah bersama-sama pada Jumat, 1 Desember 2023 itu. Resepsi kecil pernikahan pun dilangsungkan di rumah Ketua PA Alumni GMNI Cabang Manggarai, Bpk. Fransiskus Gero, S.Pd. 

Anak-Anak.

Sebelum menikah secara Gereja Katolik, Melky Pantur telah memiliki tiga orang putera. Ketiganya adalah Arnoldus Sanpepi Juang Pantur, Vinsensan Jovialen Perki Pantur, Oktovian Gening Pantur.

Arnoldus Sanpepi Juang Pantur lahir di RSUD Ruteng dipermandikan di Gereja Paroki St. Fransiuskus Asisi Karot. Juang kemudian TK di St. Gabriel Leda Ruteng, SD di SDI Leda Ruteng dan penerimaan Sakramen Ekaristinya di Gereja Paroki St. Nikolaus Golo Dukal.

Vinsensan Jovialen Perki Pantur lahir di Puskesmas Kota Ruteng (2023 Puskesmas itu telah menjadi Kantor Perizinan Kabupaten Manggarai), dipermandikan di Gereja Paroki St. Vitalis Cewonikit, TK di St. Gabriel Leda Ruteng, dan SD di SDI Leda Ruteng.

Oktovian Gening Pantur lahir di rumah kontrakan Inocentius Nardi di Recok, Leda, Kecamatan Langke Rembong.

Potret Pernikahan Melky Pantur


Adik Nestor Madi (kanan).







P. Adam Satu, SVD


P. Adam Satu, SVD

Bpk. Yoakim Jehati (kedua dari kiri berbaju kuning) dan adek Charles Abar (ujung kanan).








Gereja St. Nikolaus Golo Dukal






Bersama anak-anak


Bpk. Richard J. Pentor (sudut kanan).

Bpk. Mario Janggur (berbaju merah ketiga dari kanan).

Bpk. Frans Gero bersama Ibu.


Bpk. Kanisius Erom bersama Ibu senior.


Bpk. Alfan Manah (kanan), Bpk. John Manasye (kiri).






Bpk. Thomas Edison Rihimone (kedua dari kanan).



Pak Roman Ndau Lendong tengah berdiri memberi wejangan. Baju biru Bpk. Kanis Nasak. Sudut kanan Bpk. Aldy Djangkung.

Bpk. Vitalis Jehapu atau Roy Vitalis (kanan).

Bpk. Heribertus Ngabut (tengah baju kotak putih).

Pak Edy BIN kotak kuning bercampur hitam.

Bpk. Otwin Wisang (kiri).





Ucapan Terima Kasih.

Terima kasih khusus dan istimewa kepada Ketua PA Alumni GMNI Cabang Manggarai, Bpk. Fransiskus Gero bersama Ibu (kakak perempuan). Ucapan terima kasih pula kepada para senior alumni GMNI, Bpk. Fortunatus Hamsah Manah, Bpk. Kanisius Erom, Bpk. Yoakim Yohanes Jehati, Bpk. Rikard Jemmy Pentor. Bantuan dari para senior ini segala urusan dapat dengan enteng diselenggarakan.

Disampaikan terima kasih pula kepada senior PA GMNI Cabang Manggarai, Bpk. John Regon, Ibu Marselina Lorensia, Bpk. Maksi Tamur. Para yunior alumni dan GMNI aktif Cabang Ruteng terima kasih banyak.

Sebagai sahabat dan teman, Pak Kamilus Tiransius Otwin Wisang. 

Terima kasih berlimpah atas saran dan masukkan dari Bpk. Herybertus Ngabut yang telah turut menyukseskan acara ini. 

Dukungan dari Pak Dedy Bosco, Pak Lambert  Paput, Pak Kanis Nasak, Pak Aldy Djangkung. 

Lebih khusus juga bagi Bpk. Thomas Edison Rihi Mone atas budi baiknya memperlancar proses berjalannya pernikahan ini. 

Adik Nestor Madi juga disampaikan terima kasih banyak.

Kepada Keluarga dari Karot juga disampaikan terima kasih karena telah sangat membantu. Kepada adek ganteng Adeputra Moses juga disampaikan terima kasih. Adek senior Berto Davids juga terima kasih. 

Terima kasih pula kepada Bpk. Hery Maru di Cancar atas pertolongannya.

Kepada sahabat, teman Bpk. Vinsensius Fereri Jofandy bersama isteri disampaikan terima kasih terutama kamera kerennya.

Terima kasih paling dalam kepada weta Florida Sinar dan kesa Melky Fahik. Doa dan dukungan diucapkan terima kasih.

Kepada Tuhan Allah Trinitas terima kasih banyak. 



Melky Pantur
































































































21/11/23

Apa Itu Keblongan Superego?

Media Warta8.id mengambil sebuah tulisan mini berjudul: Manajika tidak seurat, Pace Hery Nabit keblongan superego.

Tulisan ini menggambarkan tentang pengandaian apabila Pak Hery Nabit dan Pak Hery Ngabut pisah ranjang saat Pilkada tahun 2024.

Beberapa ungkapan bisa terlihat, seperti: tidak seurat, keblongan superego. 

Tidak seurat berarti tidak sejalan lagi. Keblongan masuknya seperti rem yang blong. Sedangkan, superego semacam aturan, orang tua, figur protipe, sosok pelindung, panutan, holding (pegangan), beking penguat. 

Lalu, apa maksud tulisan itu? Keblongan superego maksudnya kehilangan pengendali. Bak Arjuna dan Sri Krisna. Pak Hery Nabit adalah sang Arjuna dengan egonya sedangkan Pak Hery Ngabut adalah Sri Kresna dengan posisi superegonya.

Arjuna memiliki Sri Kresna sebagai pengendali, sebagai superego. Apabila superego hilang, kemanakah egonya Arjuna? Apakah tertekan ke id (alam bawah sadar). Jika tertekan ke id maka akan tidak terkendali. 

Manajika ego (Pak Hery Nabit) bersisian dengan superego (Pak Hery Ngabut) ego (kehendak/kemauan) itu tertekan ke id? Bisa saja tidak, bukan? Ini tak ubahnya seidentik dengan teori psikoanalisa Sigmund Freud. 

Benarkah Pak Hery Ngabut adalah superego? Betulkah? Memang pasti ada yang mengatakan bukan superego. Amat melenceng dari panggang api. Inilah yang kemudian menjadi asumsi. Lazimnya, jikalau ego tidak sebarengan superego maka tertekan ke id alias tidak terbaca karena kemudian tenggelam lama-lama lenyap.

Kendati diakui, ada benarnya manakala ego tidak didukung superego yang kuat maka terjadi blong dan masuk jurang. Ibarat sebuah mobil apabila aturan lalu lintasnya dilanggar, draivnya tidak bagus dan tidak didukung rem yang mumpuni sudah pasti masuk ke abyss (jurang yang dalam). Terakhir remuk redam.

Judul di atas adalah sangkaan manajika. Kemutlakannya tentu diragukan tetapi paling tidak persepsi tentang image itu menjadi pertanyaan kemungkinan. Begitulah!


Ditulis oleh:
Melky Pantur

Rabu (22/11/2023).
Ruteng, Flores.

 




13/11/23

Apakah Boleh Membuka Musik Setiap Hari di Rumah-Rumah Warga?

Beberapa sumber mengatakan, membuka musik di rumah-rumah warga batasnya hingga Pukul 24.00 WITA. Dibuka sejak Pukul 06.00 WITA - 24.00 WITA diperbolehkan.

Ada orang yang mengatakan, membuka musik tiap hari di rumah-rumah warga diizinkan. Yang tidak boleh di atas Pukul 24.00 WITA. Pukul 01.00 - 06.00 WITA diperbolehkan. Buka musik seperti itu adalah hak. Apakah benar begitu aturannya? Membuka musik pasti izin RT dan RW.

Apakah membuka musik kecuali kalau adanya kegiatan ini:

1. Hari ulang tahun.
2. Acara adat 
3. Pesta sekolah.
4. Acara wisuda.
5. Sambut baru/Komuni pertama.
6. Syukuran naik pangkat.
7. Pesta politik.
8. Pesta perkawinan.

Lalu, apabila membuka musik setiap hari tanpa adanya kegiatan-kegiatan di atas tanpa memberitahu RT diperbolehkan? Apakah aturan Pukul 06.00 - 24.00 WITA diperbolehkan? 

Bagaimana jika setiap rumah membuka musik hampir setiap hari di kompleks tempat tinggal? Apakah diperbolehkan? Tidak adakah larangan? 

Ada yang mengatakan, buka musik setiap hati itu hak seseorang. Apakah hak seseorang tidak dibatasi hak orang lain untuk tidak mendengar musik? Bilamana musiknya setiap hari, apakah itu diizinkan? Itulah yang perlu didiskusikan bersama. 



12/11/23

Dokumen Masalah di Kantor Lurah Bangka Leda









Tempatnya di Kantor Kelurahan Bangka Leda, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Senin, 13 November 2023.

Laporan terkait membuka musik di lingkungan yang kemudian dilaporkan. Hasilnya, meminta kami pindah dari kontrakan karena alasan dilarang membuka musik. Hal itu karena hampir setiap hari warg membuka musik.

 

19/10/23

Siswa-Siswi Kelas V SDI Leda Ruteng Tahun 2023

 

Ulang tahun dari Ibu Nurty salah satu guru di SDI Leda Ruteng. Ibu Nurty adalah guru wali Kelas V di SDI Leda Ruteng. 

SDI Leda Ruteng terletak di Kelurahan Bangka Leda, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur. 

Foto-foto berikut ketika mereka menggelar ulang tahun dari Ibu Nurty di sekolah itu, Jumat (20/10/2023).