26/03/17

DEKAK.

Ditulis oleh: Melky Pantur***, Minggu (26/3/2017).

Ungkapan ini adalah sinisan kepada orang yang dinilai nakal. Nakal di sini berupa mata keranjang, playboy dan selingkuh.

Dekak artinya melakukan sesuatu dengan sembarangan, tanpa pertimbangan dan dipastikan sengaja. Dekak bisa tindakan asusila, amoral atau melanggar etika dan norma tertentu. Kata dekak bahkan lazim dikenakan pada anak kecil yang melakukan sesuatu asal - asalan.

Sedangkan, wan itu di bawah. Bawah itu tidak jelas bawah di mana apa. Namun, ketika digabung dengan dekak, maka jelas apa yang dimaksudkan.

Nah, sekarang jelas, dekak wan yang dimaksudkan adalah tindakan yang dilakukan untuk melempiaskan hasrat seksual.

Misalnya, terjadinya KDRT dapat saja terjadi karena dekak wan. Lazim juga ditambah dengan dekak etan. Etan berarti di atas. Ketika digabungkan dekak etan dapat dimengerti bahwa itu terjadi karena pikiran yang rapuh dan tidak jaga mulut.

Dekak etan bisa saja dimengerti sebagai mulut ember bocor berupa tidak tahu menjaga rahasia atau tidak tahu etika berkomunikasi.

Jika, dekak eta dekak wan maka itu akan berdampak buruk. Sudah mulut ember bocor, adik di bawah tidak bisa dijaga. Nah, di sinilah awal mula kekerasan dan perpecahan.

Hidup di dunia neka dekak eta dekak wan itu sudah cukup. Selebihnya, neka dekak pande cebana kole - jangan nakal melakukan sesuatu yang lain juga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar